LAMA
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 9, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Selasa berjalan lunglai menghampiri lukisan monokrom dengan kuas merah yang ia genggam erat di tangan pucat dan keriput. Tersenyum miris dengan air yang sedikit demi sedikit memenuhi kelopak matanya, ntah sudah berapa kali ia berusaha untuk menyelesaikannya. Semuanya terasa berat hingga berpikir pun sudah tidak lagi menjadi tujuannya. Penyesalan hanya untuk sebuah validasi kepuasan pada moral. Masa tua penuh kekosongan yang mutlak. "Lama" Hanya kata itulah yang terus menerus terucap berulang melewati bibir kering berlapis lipstik merah gelapnya. Sebuah moncong besi berkilau ditempelkan tepat di kepala dengan rambut hitam pekat yang menyapu lantai, lalu tuas ditarik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • Perfect Antagonist (end)
  • MORGAN

(Peringatan: sebelum baca cerita ini aku cuman mau ingetin, Binar Rembulan akan berbeda dari cerita lain. Di sini akan banyak ekspetasi kalian yang dipatahkan. Dibacanya pelan² aja biar ngerti karena kebanyakan gak paham sama alurnya apalagi yg gak beli pdf atau versi novelnya.) Bulan. Tidak sesuai namanya yang menggambarkan keindahan. Nyatanya kehidupan Bulan jauh dari kata itu. Selalu mendapat kekerasan fisik dari ayahnya membuat Bulan jadi enggan untuk hidup. Bermula dari sang ayah yang menyiksanya hingga berujung kepalanya bocor, Bulan jatuh tak sadarkan diri. Namun kejutan lain datang ketika ia membuka mata. Bukan Rumah Sakit atau alam baka, Bulan malah mengalami kejadian yang menurutnya sangat di luar nalar manusia. Ia bertransmigrasi ke dalam sebuah cerita yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Binar Rembulan. Adalah tokoh pendukung dalam cerita Possesive Ernest. Tokoh yang Bulan masuki sekarang. Demi menjaga agar alur tidak melenceng, Bulan harus berperan sebagai Binar Rembulan yang terkenal BUCIN setengah mampus kepada Ernest-pacar satu minggunya. 💫💫💫 "Eh, Pacarnya aku udah bangun. Nih, aku bawain bekal khusus buat Pacar lope-lope," "Tadaaa! Ayam rica-rica dengan bumbu kasih sayang yang meresap di setiap dagingnya ala Binar Rembulan. Dijamin hari Pacar akan berwarna seperti 7 pelangi setelah mencicipi bekal buatan Binar." 💫💫💫 "Hadiah ulang tahun pacar adalah...." Binar sengaja menggantungkan kalimatnya dengan maksud agar membuat Ernest penasaran. "Kita putus!!! Yeayy!!! Seneng gak seneng gak? Seneng dongkkk." 👉note👈 Mungkin akan terdapat beberapa dialog atau bahasa yang bercampur baku dan non baku. Mianhae kalo kalian merasa tidak nyaman. Rank: #1 [fantasi] #1 [dunia novel] #1 [klasik] #1 [fiksisejarah] #1 [cerita pendek] #1 [sma] #1 [fantasy] #1 [isekai] #1 [teenfiction] #1 [getaran] #1 [fiksi] #1 [komedi] #1 [obsesi] #1 [posesif] #1 [laga] #1 [getaran] #1 [aksi] #1 [petualangan] #1 [acak]

More details
WpActionLinkContent Guidelines