The Star That Chose The Glitch

The Star That Chose The Glitch

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 10, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Arveann cuma mau hidup normal. 1. Ngisi KRS tepat waktu, tanpa server error atau dosen pembimbing tiba-tiba "rapat di luar." 2. Ngopi ice caramel macchiato tanpa sering ditanya "punya member?" 3. Tidur di kelas tanpa rasa bersalah. Tapi semesta bilang: ❌ ERROR 404: NORMAL LIFE NOT FOUND ❌ Tanpa warning, Arveann kebangun... di dalam novel romance kampus paling viral se-Universitas TikTok. Dan lebih parahnya: Dia bukan pemeran utama. Bukan sahabat tokoh utama. Dia ANTAGONIS. Peran resminya: mengganggu hubungan heroine dengan empat cowok paling susah dideketin di kampus. Tapi sistemnya BUG. Cowok-cowok itu seharusnya jatuh cinta pada heroine. Yang terjadi? Mereka malah- jatuh cinta ke Arveann. Arveann: "Aku cuma mau kuliah dengan damai." Semesta: "HAHA TIDAK 🙂 HERE, HAVE FOUR OBSESSIVE MEN." Mereka harusnya mencintai heroine asli. Tapi script hancur. Plot error. Hidup Arveann kacau. "Harusnya aku nggak peduli sama kamu." "Tapi kenapa aku selalu memilih kamu?" Arveann cuma mau lulus kuliah. Tapi kadang bintang tidak memilih yang sempurna. Kadang bintang memilih- glitch dalam sistem.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines