Baca Aku seperti Langit

Baca Aku seperti Langit

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 11, 2026
Aku bukan teka-teki, tapi tetap saja, tak banyak yang bisa menebakku. Tulisan ini bukan sekedar cerita, ini adalah potongan pikiranku, serpihan hari, dan langit di dalam kepalaku. Di sini, kamu akan mengenalku bukan dari apa yang kukatakan, tapi dari apa yang kutuliskan, dari cara aku memandang langit, dari warna-warna yang kusembunyikan di balik kata, dan dari sunyi yang tak pernah benar-benar hilang. Jika ingin mengenalku, jangan tanya siapa aku. Bacalah aku seperti langit yang tenang di permukaan, tapi selalu menyimpan badai dan pelangi di dalamnya. selamat membaca💐 🌧️⛈️🌤️🌥️🌦️🌙🌞
All Rights Reserved
#188
harian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Leonids
  • aku bukan penyair
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Main Dengan Pramugari Di Toilet Pesawat
  • Ikhlas Yang Tak Sungguh
  • My Wish
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines