Cinta Enam Warna

Cinta Enam Warna

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 13, 2025
Di tengah gemerlap kota yang tak pernah tidur, enam sahabat perempuan bertumbuh bersama sejak remaja hingga dewasa. Mereka berbeda karakter pemimpi, perfeksionis, petualang, pemalu, penyendiri, dan ambisius namun satu hal menyatukan mereka: pencarian akan cinta sejati. Haura jatuh pada seorang duda yang tak lagi percaya pernikahan. Khalila terpikat musisi jalanan yang bertolak belakang dengan hidupnya yang teratur. Salma, si bebas, diguncang cinta dari seorang dokter mapan yang ingin komitmen. Fakhira kembali bertemu cinta lama, tapi harus memilih antara masa lalu dan pria baru yang melihatnya apa adanya. Arisha berhadapan dengan trauma masa lalu saat seorang pria ceria mencoba menembus dinding hatinya. Dan Syahla, si ambisius, terjebak dalam persaingan sengit dengan seorang rival yang perlahan berubah jadi cinta. Perjalanan cinta mereka tidak selalu manis. Ada luka, perbedaan, bahkan pilihan sulit yang menguji keyakinan. Namun satu hal pasti: persahabatan mereka tetap menjadi rumah tempat kembali, apa pun yang terjadi. Sebuah kisah tentang cinta yang tidak hanya soal romansa, tetapi juga keberanian untuk menerima diri sendiri, memahami orang lain, dan memperjuangkan kebahagiaan sejati.
All Rights Reserved
#32
emotionalgrowth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (On Going)
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Define the Relationship
  • EKSKALASI
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • NINGRUM

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines