"Takdir memang sudah digariskan, tetapi bukan berarti tidak bisa diubah."
Pada usia nya yang menginjak dua belas tahun, Gama Wisesa melakukan sesuatu yang Mustahil bagi anak seusianya. Dengan ntah keberanian itu datang darimana, ia mengutarakan perasaannya terhadap Hendra Surawijaya dan meminta restu secara langsung dari Kepala Keluarga Surawijaya.
Dengan umur nya yang masih belasan tahun, hal tersebut hanya dijadikan lelucon semata, namun cukup beresiko untuk Keluarga Surawijaya. Dan bocah Polos anak tunggal dari keluarga Surawijaya harus ikut menanggung semuanya.
Gama Wisesa bukanlah pemuda yang gampang menyerah, ia memiliki nekat yang kuat dan tinggi untuk mempertahankan apa yang ia Hargai, termasuk perasaannya.
Tetapi tolong ingatkan, bahwa semua hal tidak bisa ia kendalikan begitu saja.
Ketika takdir berjalan diluar rencana, mampukah Gama Wisesa, dan Hendra Surawijaya menulis Takdir nya bersama?
Atau Mereka ditakdirkan untuk menulis nya secara terpisah, dan berbeda?
⚠️ Cerita ini mengandung unsur Boys Love (BL/BxB). Jika tema tersebut bukan preferensi kalian, silakan tinggalkan cerita ini tanpa memberikan komentar negatif.
⚠️ Seluruh nama, tempat, karakter, dan kejadian dalam cerita ini merupakan karya fiksi dan tidak memiliki hubungan dengan pihak mana pun di dunia nyata.
HAPPY READING Y'ALL ! - @HENZIEEKECEAA
All Rights Reserved