SAMAYANTARA - Surat Dari Masa Yang Hilang

SAMAYANTARA - Surat Dari Masa Yang Hilang

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
Kirana tak pernah menyangka bahwa buku harian tua di lemari kayu neneknya akan menjadi gerbang menuju masa yang bahkan sejarah enggan mengulanginya. Tahun 1902 - di tengah tanah Kuningan yang diselimuti kabut dan gamelan yang samar terdengar, ia terlempar ke masa di mana nama keluarganya berarti kehormatan sekaligus kutukan. Di sana, ia bertemu Nyi Dahayu Liyaningrat, buyutnya yang anggun namun menyimpan luka, juga Saraswati Weningsekar, perempuan muda yang terlalu lembut untuk zaman yang keras. Sementara bayang-bayang Ki Swandana dan Nyi Rengganis Larasmaya menuntun Kirana menelusuri rahasia lama - tentang cinta, darah, dan pengkhianatan yang menolak dilupakan. Dalam perjalanan menembus waktu itu, Kirana belajar satu hal: bahwa tidak semua yang diwariskan harus diteruskan - beberapa hanya perlu dipahami, lalu dilepaskan.
All Rights Reserved
#251
transmigration
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ✅ SUAMI KAISAR
  • Asmaranala
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Duchess of Valtor
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental

Li Jin, putra sah utama dari Kediaman Dingbei Wang, harus meregang nyawa secara mengenaskan akibat konspirasi kejam dan tikaman dari orang-orang yang paling ia percayai dan ia bela setengah mati. Namun, di saat ia memejamkan mata untuk selamanya, Li Jin justru terbangun kembali di masa lalu ketika ia masih berusia enam tahun! Terlahir kembali dengan membawa seluruh ingatan dari kehidupan lalunya, Li Jin menolak untuk kembali menjadi pemuda lemah, naif, dan penyakitan. Dengan kecerdasan dan perhitungan yang dingin, ia perlahan-lahan mulai mencabik-cabik topeng kepalsuan orang-orang disekitarnya, membalikkan setiap fitnah mematikan, dan dengan cepat mengamankan posisinya sebagai Shizi (Pewaris Sah) yang dianugerahkan langsung oleh Kaisar. Namun, arena balas dendam Li Jin tidak hanya berhenti di halaman belakang keluarganya. Memasuki istana kekaisaran Dinasti Daxia yang penuh dengan tipu muslihat, Li Jin sengaja mendekati Pangeran Ketujuh, Ying Yuan. Di kehidupan sebelumnya, pangeran yang bernasib malang dan selalu mengenakan topeng inilah satu-satunya orang yang mengulurkan tangan menolong saat Li Jin dikhianati dan diburu hingga mati. Demi membalas budi dan menyingkirkan musuh-musuh lamanya yang munafik di masa depan, Li Jin bertekad untuk menjadi pelindung sekaligus perancang strategi utama bagi Ying Yuan. Ia melindungi sang pangeran yang bertingkah penuh kewaspadaan layaknya "anak serigala kecil yang terluka", mengobati trauma-traumanya, dan secara diam-diam memupuk ambisi di hati Ying Yuan untuk merintis jalan berdarah menuju puncak takhta tertinggi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines