Dijodohkan Dengan CEO

Dijodohkan Dengan CEO

  • WpView
    Reads 251
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 17, 2025
Aruna, gadis berusia 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA, hidup sebagai anak angkat di keluarga kaya yang selama ini memberinya segalanya - kasih sayang semu, kemewahan, dan status sosial yang bukan miliknya. Namun di balik itu, keluarga tersebut sedang berada di ambang kebangkrutan. Saat perusahaan keluarga hampir runtuh, datang tawaran kerja sama dari keluarga Revan Alastair - pewaris sekaligus CEO muda dari perusahaan besar yang menjadi idaman banyak orang. Tapi kerja sama itu memiliki satu syarat: Revan harus segera menikah. Awalnya, putri kandung keluarga angkat Aruna-lah yang akan dijodohkan dengan Revan. Namun karena sang putri menolak keras, Aruna yang dianggap "bukan siapa-siapa" akhirnya dikorbankan. Demi menyelamatkan keluarga yang bahkan bukan darah dagingnya, Aruna menerima perjodohan itu - meski ia tahu hidupnya tidak akan lagi sama. Di usia yang masih belia, Aruna harus berhadapan dengan dunia orang dewasa yang keras dan penuh rahasia, termasuk hati dingin Revan yang tidak menginginkan pernikahan itu. Tapi semakin lama mereka bersama, sesuatu mulai berubah - antara kewajiban, kepura-puraan, dan cinta yang tak pernah mereka rencanakan. Apakah Aruna akan menemukan cinta sejati di balik perjodohan yang dipenuhi kepalsuan? Atau justru kehilangan dirinya dalam permainan orang dewasa yang tidak pernah ia pilih?
All Rights Reserved
#908
perhatian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines