BAYANGAN DIGITAL

BAYANGAN DIGITAL

  • WpView
    Reads 218
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 12, 2025
Razi, seorang mahasiswa biasa, menemukan aplikasi AI bernama LautAI yang menjanjikan kesuksesan instan. Tapi ketika ambisi berubah menjadi obsesi, ia dihadapkan pada bayangan dirinya sendiri. Antara keinginan menjadi luar biasa dan kehilangan jati diri, ia belajar satu hal: AI hanyalah cermin. Dan kesadaran adalah cahaya yang menuntun manusia keluar dari bayangannya. Sebuah kisah tentang ambisi, kesadaran, dan etika digital di era kecerdasan buatan.
All Rights Reserved
#83
fiksiindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Etiology of Dissociation || Jayhoon
  • Tinggalkan Aku Sendiri, Kakak-kakak! [BL]
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)
  • I Am In Novel?!!
  • Male lead Antagonist
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Murid Sialan

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines