He Didn't Come Back for Them

He Didn't Come Back for Them

  • WpView
    Lecturas 3,166
  • WpVote
    Votos 442
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 19, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
Isekai y Reencarnación
Rayaz Parviz Harlan merupakan anak bungsu dari Arthur Evander Harlan yang diculik oleh musuh bisnisnya kala umurnya baru menginjak 2 bulan. Keluarga Harlan benar-benar terpukul atas kehilangan anak bungsu mereka. Pencarian besar besaran terus dilakukan sampai bertahun-tahun, namun, tak satupun petunjuk yang dapat mereka temukan. Delapan tahun berlalu mereka mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Rylee Vallen seorang anak yang manis, lucu dan sopan yang dapat menghangatkan hati keluarga tersebut setelah kehilangan anak bungsu mereka. Rylee tumbuh dengan dilimpahi kasih sayang oleh keluarga Harlan, namun walaupun begitu tak menjadikan Rylee menjadi pemuda yang sombong, itu yang membuat keluarga Harlan semakin menyukainya. Tepat diulang tahunnya yang ke15 seorang anak laki-laki bernama Alden Aldiano tiba-tiba saja mengaku sebagai Rayaz Parviz anak bungsu keluarga Harlan yang menghilang. Semua keluarga Harlan langsung dilanda kebahagian karena akhirnya anak bungsu mereka kembali. Kasih sayang yang selama ini Rylee dapatkan sedikit demi sedikit menghilang karena keluarga Harlan lebih memusatkan perhatian dan kasih sayangnya kepada Alden tanpa menyadari ada seorang anak yang dulu mereka limpahkan kasih sayang mulai terabai. Namun, hal yang tak diduga terjadi, tuduhan demi tuduhan terus dilayangkan oleh Alden kepada Rylee hingga pengabaikan tersebut berubah menjadi kekerasan. Sampai diusinya yang ke25 tahun tak seorangpun dari keluarganya yang peduli kepadanya begitupun ia yang sudah tak peduli lagi. Sampai akhirnya kebenaran telah terungkap namun sangat disayangkan saat kebenaran tersebut terungkap Rylee terlibat kecelakaan yang menewaskannya. Bukannya kealam baka Rylee malah kembali kemasa lalu tepat diumurnya yang ke 17. Dengan perasaan yang telah mati Rylee dipaksa untuk tetap bertahan didampingi sebuah sistem.
Todos los derechos reservados
#855
manipulatif
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido