Rose Bath

Rose Bath

  • WpView
    Reads 170
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 16, 2026
Weekly Update! [Fanfic Joshua SVT] Kesibukan yang menyita waktu. Pekerjaan yang tak ada habisnya. Lelah fisik dan mental sudah menjadi ciri khas di usia dewasa. Dewasa yang katanya bisa bebas melakukan apapun sendiri, membuat keputusan sendiri. Namun, terkadang keputusan yang dianggap baik, malah berakhir menyakiti. Berawal dari keputusan Jo melakukan kebohongan kecil agar tak menyakiti perasaan Kinan. Namun, saat terbongkar, kebohongan itu juga lah yang menghancurkan Kinan. Rumit. Pelik. Di usia dewasa semuanya memang membingungkan. Tapi, memangnya apa tolak ukur kedewasaan seseorang? Apa berbohong demi kebaikan termasuk sudah dewasa? Temui semuanya di sini. Sebagian kecil kisah di usia dewasa. Yang mana cinta hanya kisah pelengkap. Start : 14 November 2025 copyright cravesan © 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • I Want to Live [END]
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • The King & The Doctor
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines