Dunia Tanpa Suara

Dunia Tanpa Suara

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 14, 2025
Umma--begitu Hossein memanggil ibunya, pernah menjadi rumah baginya selama puluhan tahun. Rumah tempat melepas lelah, penat dan letihnya perjuangan di tengah kesibukannya sebagai aktivis organisasi PLO Lebanon. Ketika tragedi genosida tanggal 16-18 September 1982 di kamp pengungsian Sabra dan Shatila, keganasan Milisi Maronit telah merenggut Sang Umma. Ribuan pengungsi Palestina lagi-lagi menjadi korban. Aroma luka dan duka cita pekat menyelimuti langit Beirut Barat. Ternyata, tanah pengasingan yang bernama kamp pengungsian tidak pernah menjadi rumah untuk orang-orang Palestina. Mereka, lagi dan lagi menjadi korban penindasan . Di tengah duka cita, Hossein dipertemukan dengan Khaleda yang mengalami depresi akibat rudapaksa yang dialaminya. Bagaimana Hossein dan Khaleda menyembuhkan luka kehilangan yang menyiksa? Novel Dunia Tanpa Suara akan menjadi refleksi betapa luka akibat pembantaian Sabra dan Shatila tidak pernah mendapatkan keadilan. Dan Benar, Dunia Tanpa Suara.
All Rights Reserved
#74
palestina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmaranala
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Duchess of Valtor
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • SUAMI KAISAR
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines