We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
"Sparks Between Silence"

"Sparks Between Silence"

  • WpView
    Reads 11,409
  • WpVote
    Votes 1,314
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 14, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
> Kadang, yang paling berisik di kepala justru bukan suara orang lain-tapi pikiran sendiri. Fathan dulu pikir, diam itu berarti tidak peduli. Bahwa orang yang tak menatap mata berarti tak mau melihat. Tapi waktu mempertemukannya dengan Rose, dia belajar... diam juga bisa bicara. Hanya saja, bahasanya berbeda. Sementara bagi Rose, orang yang terlalu berisik seperti Fathan hanya membawa ribut, padahal diam adalah satu-satunya cara yang ia tahu untuk tidak terluka. Tapi lama-lama, ribut itu terasa hangat. Mereka tak tahu kapan mulai saling melihat-mungkin di hari ketika Fathan berhenti marah, atau ketika Rose berhenti bersembunyi. Yang mereka tahu, cinta pertama tak datang dengan naskah. Ia datang dalam bentuk salah paham, tatapan singkat di lorong sekolah, dan pesan yang diketik lalu dihapus sepuluh kali. Dan di tengah semua keheningan dan kebisingan itu... dua hati belajar berbicara dengan cara mereka sendiri.
All Rights Reserved
#91
fatzar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Selasar Kelam
  • Istri Polos Seorang Ketua Geng
  • Mr Fernandez and Mrs Vallora||
  • Moon And Saturn
  • Langford Academy
  • Ruang Sunyi [End - Terbit]
  • Ballerina in the Forest 🩰┃FATZAR/FATROSE
  • Katanya Mantan
  • Elegance in Leadership
  • Echoes of Yesterday

" WOYY buruan ada 5 murid baru cogan semua njir TAJIRR " Mereka datang seperti badai. Kaya, Berkuasa, Berbahaya Empat pengawal setia, satu ketua dengan aura dingin yang membuat seluruh sekolah menunduk apalagi dengan kekuasan dan aturan sekolah yang ga masuk akal. Tak ada yang berani mendekat. Tak ada yang lolos dari batasan. tapi tiba-tiba seorang cewek melanggarnya dengan duduk dipangkuan ketua? Jarinya memainkan kerah seragam cowo yang pahanya dia duduki, bahunya sengaja bersandar. "Aku duduk di sini nggak papa kan?" bisiknya manja. yang bener aja terlalu berani anehnya tidak ada amarah, kekerasan, hukuman ataupun tatapan tajam. Di sekolah reputasi bisa hancur dalam satu bisikan, cewe itu dia bukan korban. itu emang cara mainnya ralat mungkin permainannya, ada maksud lain? tapi ternyata romansa menghancurkan tujuannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines