"Kenapa kamu nggak bisa seperti abangmu?" Namanya Kaivan Ardiaskara, seorang pemuda enam belas tahun. Usia yang terbilang masih labil, penuh pembangkangan, dan haus perhatian. Bagi keluarganya, Kaivan bukan sekadar remaja bermasalah tetapi ia adalah pengingat dari sebuah tragedi yang tak pernah benar-benar mereka maafkan. Sejak saat itu, rumah bukan lagi tempat pulang. Ia hanyalah bangunan dengan dinding yang menyimpan kebencian. Setiap sudutnya dipenuhi gema kenangan yang tak pernah diizinkan untuk sembuh. [ cerita ini murni dari pemikiran aku sendiri, kalau ada kesamaan dari cerita lain mungkin itu cuman kebetulan. Jadi dimohon pengertiannya.] START: 21 Februari 2026 END: - ©_xyfellz 210226
More details