Di sekolah menengahnya, Rania jatuh cinta pada Arga, ketua OSIS yang terkenal dengan sikap dingin dan cuek. Meski sering diabaikan dan disakiti hatinya, Rania tetap setia menyimpan rasa cinta yang tulus.
Hidupnya berubah drastis ketika ia didiagnosis kanser otak stadium akhir. Saat itu, Arga baru mulai menyadari ketulusan hati Rania. Amarah muncul dari Sofia, kawan baik Rania, yang menegur Arga karena telah menyakiti hati gadis itu. Alya, Hana, dan Mira turut memberi dorongan dan nasihat kepada Rania agar tetap kuat menghadapi kenyataan pahit.
Di sisi lain, Dimas, Rafi, Faris, dan Kevin, kawan-kawan Arga, mencoba membuka matanya melalui nasihat bijak, candaan peduli, dan teguran keras agar Arga menyadari perasaan Rania sebelum semuanya terlambat.
Apakah Arga mampu menebus kesalahannya dan menunjukkan cintanya sebelum waktu habis? Atau cinta tulus Rania akan menjadi kenangan yang tak sempat ia genggam?
Tous Droits Réservés