The Noise Between Us [Siyu]

The Noise Between Us [Siyu]

  • WpView
    Reads 401
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 30, 2025
Tidak ada yang lahir untuk bersinar sendirian. Namun, hidup tak selalu ramah pada mereka yang tak pernah diinginkan kehadirannya-bahkan oleh keluarga sendiri. Sion dan Yushi, dua jiwa asing yang bertemu secara kebetulan di tengah kota yang terlalu bising untuk mendengar jeritan hati manusia. Keduanya membawa luka; Sion dengan rumah yang tak pernah mencintainya, Yushi dengan keluarga yang menghukumnya karena tidak menjadi seperti yang mereka inginkan. Mereka menemukan satu sama lain, bukan dalam pesta atau takdir megah yang disorot cahaya-melainkan dalam sepi, dalam hujan, dalam pandangan kosong yang saling memahami. Namun dunia tak tinggal diam. Antagonis datang bukan hanya sebagai musuh, tetapi sebagai bentuk pengingat bahwa kebahagiaan tak pernah gratis. Konspirasi keluarga, ambisi yang dipaksakan, rahasia yang meletup dan menghancurkan-semua menguji batas mereka. Cinta mereka bukanlah kisah manis yang ringan. Ini adalah kisah tentang kehilangan yang berlapis, tentang penyembuhan yang terasa menyakitkan, tentang bertahan meski dunia ingin melihat mereka runtuh. Tenanglah, ini bukan kisah di mana keduanya diizinkan untuk berakhir sendirian. Sion, Yushi, dan semua luka yang mereka bawa, akan diuji habis-habisan sebelum akhirnya menemukan rumah dalam pelukan satu sama lain. "𝘚𝘦𝘣𝘢𝘣 𝘥𝘪 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘴𝘪𝘬 𝘪𝘯𝘪, 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘯𝘺𝘪... 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢." Penasaran kan? Baca dulu, sebelum cerita ini berakhir tidak seperti yang kamu kira.
All Rights Reserved
#112
siyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines