VISION OF HOSHEA

VISION OF HOSHEA

  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 14, 2025
Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku. Pertama kali ketika aku melihatnya lemah, padahal seharusnya ia bisa kuat. Kedua kali ketika melihatnya berjalan terjungkit-jungkit di hadapan orang yang lumpuh. Ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan yang sulit dan mudah ia memilih yang mudah. Keempat kalinya, ketika ia melakukan kesalahan dan coba menghibur diri dengan mengatakan bahwa semua orang juga melakukan kesalahan. Kelima kali, ia menghindar karena takut, lalu mengatakannya sebagai sabar. Keenam kali, ketika ia mengejek kepada seraut wajah buruk padahal ia tahu, bahwa wajah itu adalah salah satu topeng yang sering ia pakai. Dan ketujuh, ketika ia menyanyikan lagu pujian dan menganggap itu sebagai suatu yang bermanfaat.
All Rights Reserved
#10
nnutdan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [TERBIT]
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • I Want to Live [END]
  • The King & The Doctor
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines