Hari pertama sekolah, dan aku sudah bikin rekor:
bangun kesiangan, diguyur air sedingin kulkas, telat, dihukum lari, lalu disambut tugas Matematika.
Pikirku, hari ini gak akan lebih buruk.
Ternyata... aku salah besar.
Semuanya berubah di kantin, saat Nadira-teman sebangkuku yang hobi ngomong nyeleneh-mengajak naik gunung. Aku pikir cuma bercanda, sampai nama itu muncul: Brahmastra Arunika.
Dan entah kenapa, sejak detik itu, Nadira jadi berbeda. Matanya, tawanya, bahkan diamnya... seolah bukan lagi milikku.
Aku gak tahu mana yang lebih sulit: menapaki jalur terjal menuju puncak, atau melihat sahabatku perlahan jatuh ke pelukan orang lain.
Yang jelas, perjalanan ini bukan cuma tentang 17 Agustus.
Ini tentang persahabatan, pilihan, dan rasa yang harus kukubur di kabut gunung sebelum aku sendiri hilang di dalamnya.
Btw, Novel ini versi revisi ya guys...
Versi originalnya ada Wizpen. Kalau mau baca tinggal klik profil aku, disitu udah aku cantumin link wizpen.
Thanks🥳
All Rights Reserved