Gema Hatiku di Seluruh Pengadilan  [End]

Gema Hatiku di Seluruh Pengadilan [End]

  • WpView
    OKUNANLAR 72,317
  • WpVote
    Oylar 4,723
  • WpPart
    Bölümler 200
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Oca 25, 2026
WpInfo
KURGU OLMAYAN
Berita buruk: Xu Yanmiao melakukan perjalanan kembali ke zaman kuno, tetapi dia sendiri malas dan tidak tertarik pada apa pun kecuali keamanan siber internet, yang tidak ada gunanya di zaman kuno. Berita bagus: Dia terikat pada suatu sistem. Berita buruk: Sistem ini disebut Sistem Gosip, bukan sistem ramalan, melainkan sistem yang berisi informasi pribadi dan skandal orang lain. Sama sekali tidak berguna. Berita buruk lainnya: Sistem ini juga bermasalah, dan tingkat bug-nya tidak diketahui. Berita buruknya lagi: Tubuh ini adalah tubuh seorang pejabat rendahan yang dapat menghadiri rapat pengadilan, sementara Xu, sang penjelajah waktu... tidak mengerti ilmu klasik, tidak bisa menulis dengan kuas, dan berisiko terbongkar karena berbuat curang dalam ujian kekaisaran. Xu Yanmiao: "..." Lupakan saja, tiarap saja, tunggu kematian, mungkin kematian yang cepat bisa mengarah ke perjalanan waktu yang lain. (Note: terjemahan dari novel china)
Tüm hakları saklıdır
#344
mc
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • President's Wife
  • El and Jerganio (End)
  • Heyu : Second Gear
  • GUMI [Completed]
  • Skyline Marriage
  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • Kamu Hanya Milikku
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi