Kisah anak kembar

Kisah anak kembar

  • WpView
    Leituras 65
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jan 30, 2026
WpInfo
Ficção
Romance
Kisah anak kembar yang kehidupannya berbanding balik, kakanya yang selalu disayang, diutamakan, diperhatikan, dia bernama fallen angelina marcely dan adeknya selalu diterlantarkan dan dihina kepada orang tuanya sendiri, dan dia bernama felli angelina marcely. orang tua mereka lebih menyayangi anak pertamanyaa dan mereka selalu tertawa bersama. felli yang melihat keluarganya tertawa bersama hanya tersenyum pedih dan ia selalu berharap kedua orang tuanya menyayanginya juga seperti kaka kembarnya. "maa paa bisakah aku bahagia disamping kalian? aku juga ingin tertawa bahagia bersama kalian" ucap felli dengan tersenyum getir. apakah felli bisa melewati penderitaannya? atau malah memilih menyerah? semoga kalian suka dengan ceritanya maaf kalau kurang nyambung mimin masih pemula^^
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo