Loving A Traveler

Loving A Traveler

  • WpView
    LECTURAS 2,107
  • WpVote
    Votos 75
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadConcluida dom, may 24, 2015
Aku tak pernah melihat gunung menangis, walaupun matahari membakar tubuhnya. Perjalanan hidup, memang tak pernah ada yg tahu. Inginnya seperti ini, tapi malah kesitu. Sesungguhnya aku kini sedang dalam sebuah proses, kamu pun begitu. Kita sedang dalam proses menulis sebuah buku yang kelak akan kita baca jika telah tiba saatnya. Tuhan kita telah menuliskan suatu buku besar. Ada semua benang merah perjalanan hidup seluruh manusia tergambar di dalamnya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ngger adalah vandyku
  • You And I
  • Everlasting Neverending
  • THIS YOU!!?
  • Love?
  • SasuHina - Love Story
  • Gone Love.-vrene
  • Terjebak Nostalgia
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido