Anzi berprofesi sebagai seniman tato yang lebih cenderung bekerja dalam keheningan dan kesabaran. Ia tak pernah mencari pusat perhatian. Faktanya, ia berusaha menghindarinya. Ia lebih suka menorehkan jarum tato untuk mendesain, melalui cairan pewarna yang ia aplikasikan.
Namun, di mana pun Anzi berada, ia selalu menciptakan sebuah medan, sebuah pusaran halus yang menarik. Bukan karena penampilannya yang mencolok, Anzi berpakaian sederhana--kemeja dengan t-shirt, tetapi karena ketenangan dan tembok tipis yang tanpa sadar tercipta untuk membuat batas dirinya dan dunia luar.
Seperti sebuah magnet tersembunyi, Anzi mengeluarkan sebuah gravitasi personal yang senyap, yang membuat orang lain tidak sadar ingin berada di orbitnya.
Termasuk Elmahyra
Jika bunga matahari menjelma, maka reputasi Elmahyra cocok dengan bunga tersebut. Cerah dan dinamis. Elma manusia penuh energi dan selalu menjadi pusat tawa. Ia bergerak cepat, berbicara cepat dan mengambil setiap keputusan dengan tergesa-gesa serta ceroboh. Bertemu dengan Anzi bukanlah tatanan hidup yang telah Elma rencanakan. Elma bagaikan sebuah badai dan Anzi pusat ketenangan.
Pertemuan awal mereka sederhana. Anzi pikir Elma hanyalah perempuan yang cengeng. Dan Elma pikir Anzi si antisosial. Keduanya menyatu dalam kata saling melengkapi. Anzi tak sempurna begitupula Elma. Selain terikat perasaan. Keduanya diuji dalam hal duniawi lain yang tidak terencanakan.
All Rights Reserved