When The Flowers Bloom's

When The Flowers Bloom's

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, nov 30, 2025
Ningrum hanya ingin menjalani kehidupan universitasnya dengan tenang. Ia terlihat ceria, manis, dan penuh warna-namun di balik senyum itu, tersimpan masa kecil yang pahit dan luka yang masih belum benar-benar sembuh. Dunianya berubah ketika empat pemuda dengan masa lalu kelam dan karakter yang begitu kuat memasuki hidupnya. Maximilian, pemuda penuh bayangan yang melihat Ningrum sebagai satu-satunya cahaya tempat ia bisa bernafas. Kim Min Jae, yang belajar arti ketulusan dari cara Ningrum mencintai dunia. Nathaniel, cinta pertama yang pernah ia selamatkan saat remaja, kembali membawa harapan yang lama tertinggal. Samuel, yang awalnya mendekat hanya untuk memanfaatkan kepolosannya-namun tanpa sadar menumbuhkan obsesi gelap yang ingin memilikinya seutuhnya. Setiap dari mereka membawa musim, badai, dan ladang bunga mereka masing-masing. Tawa, luka, rahasia, trauma, dan perjalanan panjang untuk menemukan tempat pulang. Dalam pandangan Ningrum... setiap orang adalah seperti bunga. Ada yang mekar di pagi hari. Ada yang mekar di malam yang sunyi. Ada yang mekar hanya setelah diguyur hujan. Ini adalah kisah tentang bagaimana hati yang hancur bisa tumbuh kembali. Tentang harapan yang muncul setelah badai. Tentang pertemuan, perpisahan, dan kehangatan kecil yang menyembuhkan luka-luka lama. Pada akhirnya, mereka semua akan mekar- ketika waktunya tiba.
Todos los derechos reservados
#1
poeticprose
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido