5 chapitres En cours d'écriture Kisah ini bermula pada waktu sebelum senja tiba.
Pertemuan singkat yang tak sengaja terjadi, meninggalkan bekas ingatan di kepala.
"Kamu ngga papa?" kata gadis bernama Mala yang melihat seorang remaja laki-laki terjatuh dari sepedanya.
"....", Sang remaja laki-laki hanya memandang Mala tanpa menjawab pertanyaan Mala.
"Lutut kamu luka, ini aku pakein plester ya", karena sang laki-laki diam saja, Mala langsung memakaikan plester pada luka pada remaja tersebut.
"Aku pulang dulu ya, semoga lekas sembuh", kata Mala sembari tersenyum.
Tanpa sadar remaja laki-laki tersebut tersenyum melihat kepergian Mala, dan memperlihatkan plester yang terpasang pada lututnya.
"Semoga suatu saat kita bisa bertemu kembali ya", ucap remaja laki-laki dalam hatinya