Antara
  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 1, 2025
Anin tak pernah tahu kalau cinta bisa menenangkan sekaligus menyakitkan. Ketika pernikahannya dibangun atas sebuah kebohongan, dunia Anin runtuh. Ia pergi, membawa luka, dan menemukan kenyataan baru - bahwa cinta sejati bukan tentang siapa yang jujur sejak awal, tapi siapa yang tetap tinggal meski semuanya berantakan. Di tengah kesalahpahaman, kebisuan, dan rasa takut kehilangan, Anin belajar arti pulang - bukan ke rumah, tapi ke hati yang sama, yang pernah mereka lukai. Sebuah kisah tentang memaafkan, tentang mencintai tanpa syarat, dan tentang dua hati yang diam-diam saling menjaga.
All Rights Reserved
#295
kesempatankedua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • NINGRUM
  • Almost Married (END)
  • R É G A L I S
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • The Imperfect Señorita
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • The Last Yes!
  • PENGGANTI
  • Double AL (COMPLETE)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines