Welcome to Ganeswara Family! (Third Series). Keluarga biasa yang diisi lima bersaudara yang nggak ada biasa-biasanya. Kalau nggak bikin gebrakan, bukan Ganeswara namanya.
Dari semua saudaranya, boleh dibilang Ale yang paling jadi kebanggaan kedua orang tuanya. Anak paling tua, paling bisa diandalkan, paling dewasa dibandingkan dengan yang lainnya. Pemikirannya jauh lebih matang, dan setiap langkahnya terukur. Tapi nyatanya, kalau disejajarkan dengan semua saudaranya mungkin Ale juga yang paling bikin kedua orang tuanya mengelus dada dan tarik nafas.
Kabur di hari pernikahannya, pindah ke luar negeri, dan tidak mau kembali ke tanah kelahirannya. Bahkan menghindari kedua orang tuanya dan menutup rapat semua kehidupannya dari semua saudaranya.
Hidup Ale ibarat naik turun tidak karuan, tapi cuma dia yang tahu. Semua masa lalu, rasa sakit, rasa kecewa, Ale pendam sendirian hingga semuanya meledak begitu saja. Membuat geger satu keluarga Ganeswara dengan fakta yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya.
Ini kehidupan Ale, perjalanan Ale, si anak perempuan sulung yang selalu menjadi tumpuan namun begitu rapuh. Ada dua lelaki yang paling berarti di hidupnya, dan keduanya membawa pisau untuk menghunus Ale sejadi-jadinya.
"Dari semua orang, aku nggak pernah berharap kalau kamu yang akhirnya paling menyakitiku..."
Dijodohkan. Bukan karena paksaan, tapi karena takdir punya selera yang sedikit..... ekstrem.
Yama, wanita dengan prinsip kuat itu harus bertemu Henri, si pewaris keluarga konglomerat yang punya reputasi di publik diam-diam berbahaya. Mengenal pria itu lebih dari 10 tahun tidak membuat Yama mengenal teman lama Kakaknya.
Bagi Yama, Henri hanyalah kakak yang datang setiap musim panas dan membawa banyak sekali kericuhan.
Tapi entah kenapa... Yama tidak membencinya.
Intrik, drama, dan ketegangan yang memikat.
Mereka lebih dulu mengatakan "yes, I do." Sebelum "i love you" di antara satu sama lain.