Story cover for Adu Rayu by apasibuset
Adu Rayu
  • WpView
    LECTURAS 4,308
  • WpVote
    Votos 684
  • WpPart
    Partes 12
Regístrate para añadir Adu Rayu a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#1azizi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
She Is My Older Sister?  de NandresinBinca
54 partes Continúa
Dari sini, kita akan melihat, kehidupan seorang Zeanan yang ternyata memiliki dua cegil tersembunyi. Awalnya memang seperti itu. Namun, seiring berjalannya waktu, mulai terlihat. Bahkan, sepertinya, Ayahnya pun sama saja, tapi tidak terlalu di perlihatkan. Ah, bagaimana bisa, Zea memiliki keluarga se-bucin itu padanya? ---- Berkali-kali, Zeanan memperhatikan penampilan menor itu dari atas sampai bawah. Beberapa saat kemudian, Zeanan mengernyit, mengingat siapa sosok perempuan tersebut. "K-kak Galen?" Galenka Putriana Brisma. Kakak sulungnya yang entah berapa lama tidak menampakkan diri di kediaman mereka. Lalu, tiba-tiba saja muncul di kamarnya seperti ini? Gadis yang memiliki rahang tegas serta alis melengkung itu mengulas senyum lebar. Dengan semangat dia melangkah menghampiri seseorang yang masih menatapnya bingung bercampur terkejut. "Zea!" ---- "Iyalah. Dia 'kan nurun dari aku itu." Mendengar nada songong itu, Zea menoleh. Dahinya mengernyit tajam melihat Hana yang menaikkan sebelah alis, meliriknya dengan nakal. Beberapa saat sibuk dengan pemikirannya, Zea mendengus geli. "Bunda ... Bunda kok jadi kaya Kakak, sih?" "Masa? Yang bener. Coba deh, pikirin lagi sama kamu ..." Ujar Hana dengan bisikan genit. "... yang bener itu, Bunda yang mirip Kakak ... atau Kakak yang mirip Bunda, hm?" Mata Zea reflek berkedip polos. Mulutnya tergagu. Tatapannya bercampur aduk melihat sisi Hana yang baru kemarin dia lihat. Ah, bukan. Apakah dia baru menyadarinya? ---- "Iya, yah? Ututu~ maaf ya, sayang." Goda Brisma. "Ck, Ayah~" Mendengar rengekkan itu, Brisma merasa gemas. Wajahnya bergerak mendusel-ndusel ke leher sang anak. "Ayah, please ..." Zea meringis geli. "Zea udah gede. Te-terus ... Ayah nggak risih kalo Zea bau?" "Mau risih gimana, Nak?" Brisma tergelak. "Bau asemnya kaya bayiii gini ..." "Iiihh ... Ayah, kok gitu?" "Apa? Bener, kok." Brisma tertawa melihat wajah cemberut Zea, lantas kembali memberikan ciuman di pipi.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Hah!Dukun? cover
ONE SHOOT ZEE cover
Berharap Seindah SENJA cover
She Is My Older Sister?  cover
Little Collision cover
Untuk Aira cover
UNSCRIPTED SCANDAL (CH2) END cover
CHAOS & CINTA (END)  cover
mine, amora  cover
ECHOES OF TOMORROW cover

Hah!Dukun?

34 partes Continúa

Verlan Andromeda seorang mahasiswa jurusan kedokteran S1 anak kost yang sering nunggak kalau bayar , yang hidupnya cuman makan mie instan nonton Drakor , hobi tidur , kadang juga nongkrong di warung kalau butuh duit waktu belum dikirim sama orang rumah ya dia kerja sampingan kayak jadi pegawai kasir atau apalah itu yang penting dapet duit kata verlan. Verlan sendiri adalah pemuda berusia 20 tahun dengan pribadi yang cuek lebih ke bodo amat sama sekitar tapi dibalik sifatnya yang itu tersimpan pribadi bobrok , tidak lupa gayanya yang petantang petenteng dan juga tengil , ucapannya yang selalu sarkas jika menyangkut harga diri. Namun pribadi Verlan yang tengil dan bar bar hanya ditunjukkan ke orang orang tertentu , seperti sahabatnya, keluarganya dan orang orang yang baginya spesial. Bagaimana jadinya kalau Verlan Andromeda si mahasiswa S1 kedokteran mengalami hal tak terduga. Transmigrasi? Ke tubuh seorang indigo? berprofesi dukun muda? YANG BENER AJA!!! Di tengah situasi yang belum juga dia pahami , lagi lagi dia harus menghadapi sesuatu yang bahkan baru ia temui. Trs bagaimana? dia harus melanjutkan apa yang ditinggalkan 'Askala asli' atau dia harus memilih jalannya sendiri? Kalau penasaran baca aja, ini murni karangan saya gak ada unsur plagiat kalau ada kesamaan mohon maaf , itu ketidak sengajaan! Start : 17-oktober-2025 Finish : -