We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jejak

Jejak

  • WpView
    Reads 747
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 10, 2026
WpInfo
Fanfic
Kabur untuk melupakan. Satu tindakan pengecut yang pastinya dicemooh banyak orang. Namun Halilintar tak lagi peduli, karena itulah yang ia lakukan sekarang. Pindah ke kota baru demi melepas segala beban yang melekat. Sebut saja ia pengecut, meninggalkan segala masalah dan berlari menjauh. Biarkan hanya dirinya dan Tuhan yang tahu. Betapa lelah raganya, betapa muak jiwanya. Halilintar ingin pergi. Jauh, jauh dari segalanya. Memulai lembaran baru yang jauh lebih menyenangkan. Sendiri, damai, dua hal yang selalu terasa sulit untuk digapai. Dan di kota metropolitan ini, biarkan Halilintar meraihnya. Ia mohon, sekali saja. Akan tetapi, dia tidak pernah sadar. Mau sejauh apapun Halilintar berlari, jejaknya akan terus ada. Tidak memudar, mengikuti kemanapun Halilintar bersembunyi.
(CC) Attrib. NonCommercial
#274
boboiboyduri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • The King & The Doctor
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • I Want to Live [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines