Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Gugusan Kenangan Yang Memilih Bumi

Gugusan Kenangan Yang Memilih Bumi

  • WpView
    Membaca 55
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Nov 26, 2025
WpInfo
Fiksi
Fiksi Sejarah
Sebuah jiwa yang terdampar di persimpangan musim. Seorang pria yang darahnya adalah perpaduan dua benua, namun hatinya bagai serpihan bulan yang tercerabut dari orbitnya. Dalam dunianya yang terbelah, langit senantiasa memancarkan dia matahari. Kakinya berpijak pada peta yang digariskan oleh leluhur, sementara nadinya berdetak mengikuti irama gamelan yang terdengar samar dari kejauhan. Setiap langkahnya adalah tarian antara dua dunia: antara ruang dansa yang berlapis kristal dan beranda pendopo yang dihiasi bebungaan melati. Di ujung horizon, bayangan-bayangan mulai berbicara dalam bahasa yang hanya dipahami oleh mereka yang berani mendengarkan suara hati. Sebuah pilihan harus dibuat: antara meneruskan pertunjukan wayang dengan topeng yang diberikan sejak lahir, atau merobek layar dan menjadi dalang bagi takdirnya sendiri. Di bawah payung kolonial yang retak, di tanah yang merintih dalam diam, seorang pria harus memutuskan: akankah menjadi bayangan dari matahari yang mana dirinya akan abadi?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#8
1990
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Duchess of Valtor
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • Asmaranala

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan