‼️Short story‼️ BL Bagi Malik Pangestu, setelan jas pengantin dan dasi sutra di lehernya subuh itu terasa seperti tali tiang gantungan. Di ambang rasa sesak akibat perjodohan orang tuanya, ia memilih menepi di sebuah bangku pinggir jalan. Di sanalah ia bertemu Adnan Hisyam, pemuda dua puluh tiga tahun yang baru saja menyelesaikan long shift malamnya di minimarket. Mengenakan sepatu kets usang, Adnan membawa sesuatu yang tidak lagi dimiliki Malik: hak untuk memilih jalannya sendiri. Lewat sebutir permen mint dan obrolan singkat, Adnan tanpa sengaja meretakkan topeng kepatuhan Malik. Hari itu, Malik tetap melangkah ke altar dan Adnan kembali ke kamar kos sempitnya. Namun, ketika badai malam beberapa bulan kemudian membawa Malik yang hancur kembali ke pintu kaca minimarket tempat Adnan berjaga, mereka tahu realitas tidak akan pernah sama lagi. Sebab di antara dua dunia mereka yang terpisah jauh, mereka telah menemukan satu-satunya tempat untuk saling bertukar napas.
Detail lengkap