laut yang dalam
Laut dalam selalu terlihat tenang dari kejauhan, seolah tidak pernah menyimpan gejolak apa pun. Permukaannya memantulkan cahaya langit dengan lembut, namun semakin jauh menembus kedalamannya, cahaya itu perlahan menghilang. Yang tersisa hanyalah kegelapan yang dingin dan sunyi, seperti ruang yang menyimpan cerita yang tak sempat terucap.
Arus laut bergerak perlahan, membawa pasir dan serpihan karang tanpa arah yang pasti. Di antara kegelapan itu, makhluk-makhluk laut tetap hidup dengan caranya sendiri, memancarkan cahaya kecil yang redup. Cahaya itu tidak cukup untuk menerangi seluruh samudra, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa kehidupan masih berjalan, meskipun dalam kesunyian.
Laut dalam mengajarkan bahwa tidak semua hal harus berakhir dengan suara atau penjelasan. Ada perasaan yang datang dengan tenang dan pergi dengan cara yang sama, meninggalkan jejak yang samar namun sulit dilupakan. Seperti ombak yang kembali ke laut setelah menyentuh pantai, beberapa cerita hanya singgah sebentar, lalu menghilang bersama waktu.
Dan laut tetap ada di sana, tenang seperti biasa, seolah tidak pernah berubah. Hanya menyisakan kenangan yang sesekali terasa hadir ketika seseorang memandang cakrawala dan menyadari bahwa tidak semua yang hilang benar-benar pergi.