Bunga di Ladang Dendam

Bunga di Ladang Dendam

  • WpView
    LECTURAS 599
  • WpVote
    Votos 269
  • WpPart
    Partes 35
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 3, 2026
WpInfo
Ficción
Misterio
Adriel Alexandro tumbuh dengan satu keyakinan: ia harus membalas dendam untuk memulihkan kehormatan keluarganya. Sejak kecil ia dibentuk oleh kata-kata pamannya, diarahkan oleh doktrin yang membutakan, hingga akhirnya menjelma menjadi alat penghancur tanpa sadar. Namun ketika api balas dendam itu benar-benar dinyalakannya, ia menemukan bahwa hidup yang ia bakar ... adalah satu-satunya seseorang yang pernah mau menggenggam dirinya. Di bawah hujan, Kirana menatapnya dengan luka yang diwariskan oleh tindakannya sendiri. "Kau menghancurkan keluargaku, Adriel ... tapi aku tidak tahu bagaimana caranya membencimu sepenuhnya." Dan di titik itu, Adriel harus memilih: tetap menjadi bayangan kelam masa lalu, atau meninggalkan setangkai bunga sebagai kejujuran terakhir seorang lelaki yang datang membawa api, tapi pulang dengan hati yang ingin diperbaiki.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Perfect Model ( Republish )
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • Bound to Him

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido