Tied You Up

Tied You Up

  • WpView
    Reads 4,888
  • WpVote
    Votes 576
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 11, 2026
Santa adalah omega yang terjebak dalam perjodohan dengan putra keluarga Baxter oleh orang tuanya. Membuat Santa dalam pilihan sulit, ia harus memilih antara si kembar Baxter. Perth Elyas Baxter, yang dikenal karena kemurahan hati dan kelembutannya. Atau Perth Thorne Baxter, yang misterius dan kelam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pecah, Lalu Utuh Olehku - The End
  • Straight to Hell
  • The Enigma's Alpha Legacy
  • SAFE ZONE
  • like him
  • Obsessed By The Dark Sovereign
  • Forbidden Love °PerthSanta°
  • Prison Of Love [Mpreg] SkyNani On Going
  • enigma's absolute decision
  • DARAH & LUKA YANG KITA PILIH ||PerthSanta||

Aku menatap langit-langit kamar, hampa. Dulu, aku bisa berjam-jam memikirkan cerita, melukis dunia dalam benakku. Sekarang? Jangankan dunia, diriku sendiri saja terasa asing. Minat itu hilang, terkubur entah di mana. Mencari makna? Buang-buang waktu. Hidup ini seperti lelucon yang tidak lucu. Cinta? Aku bahkan tidak ingat rasanya. Pada orang lain? Mustahil. Pada diriku sendiri? Lebih mustahil lagi. Aku benci bayangan yang kulihat di cermin. Orang tua? Jangan membuatku tertawa. Atau menangis. Entahlah. Mereka seharusnya menjadi tempatku mencari perlindungan, tapi yang kudengar justru harapan agar aku segera mati. Ironis, bukan? Aku sudah lama mendambakan kematian, jauh sebelum mereka mengatakannya. Bekas luka di pergelangan tanganku terasa nyeri. Bukan fisik, tapi psikis. Aku ingat bagaimana aku menangis meraung-raung saat terbangun di rumah sakit. Mengutuk siapa pun yang telah menyelamatkanku. Kenapa? Kenapa aku masih di sini? Aku hidup karena aku bernapas. Hanya itu. Tidak ada tujuan, tidak ada harapan. Hanya ada luka yang menganga, terlalu dalam untuk disembuhkan. Jika malaikat maut datang esok atau lusa, aku akan menyambutnya dengan senyum. "Kenapa kau lama sekali?" tanyaku. Aku lelah. Sungguh lelah. Dan aku hanya ingin mati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines