BUTTERFLY

BUTTERFLY

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 18, 2025
BRILLIANE KARINA AXANDRA adalah putri bungsu keluarga Axandra. Ia adalah seorang perempuan yang sangat menyukai matematika. Dikelas, ia memiliki saingan yang tak kalah pintar darinya. Ia adalah ARGAFI ZAMUEL AYLANXEN, anak tunggal dari keluarga yang tak kalah terpandangnya dengan keluarga Axandra. Siapa sangka ternyata kedua pesaing tersebut harus menikah karena janji yang pernah ayah mereka buat. Dio, yang tak lain adalah ayah Arga ingin cepat melangsungkan pernikahan tersebut sebab ingin cepat menuruti apa yang sahabatnya katakan,Felix, Ayah Karina. Semasa menikah, Arga memutuskan untuk tetap bersikap seperti sebelumnya. Keduanya sepakat untuk menjalani hidup seperti selayaknya pasangan yang saling menjaga satu sama lain. Sampai pada akhirnya keduanya bertemu dengan seseorang yang kenangannya masih tersimpan rapi dalam hati. Meski sebenarnya hati salah satu dari mereka masih menanti masa lalunya. Akankah keduanya akan saling mencintai? Atau mungkin sama-sama kembali pada masa lalunya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines