mencintai Melalui jalur langit

mencintai Melalui jalur langit

  • WpView
    LECTURAS 90
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadConcluida sáb, dic 6, 2025
*Mencintai melalui Jalur Langit* fatimah, seorang gadis muda yang taat beragama, selalu merasa ada yang kurang dalam hidupnya. Dia telah memiliki segalanya: keluarga yang bahagia, teman-teman yang setia, dan masa depan yang cerah. Namun, dia tidak pernah merasakan cinta yang sesungguhnya. Suatu hari, fatimah bertemu dengan rizki, seorang pemuda yang saleh dan tampan. Mereka bertemu di sebuah acara keagamaan, dan sejak saat itu, mereka sering bertemu dan berbincang. fatimah merasa ada sesuatu yang berbeda ketika dia bersama Rizki , tapi dia tidak bisa menjelaskannya. rizki, yang juga merasa tertarik dengan fatimah, memutuskan untuk mengungkapkan perasaannya. Namun, fatimah masih ragu-ragu, karena dia tidak ingin terburu-buru dalam urusan cinta. Suatu malam, Fatimah bermimpi tentang rizki, dan dalam mimpinya, dia melihat sebuah jalur langit yang terang dan indah. Dia merasa bahwa jalur langit itu adalah tanda bahwa Rizki adalah jodohnya.
Todos los derechos reservados
#775
gus
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DUNIA HIJRAHKU [ END ] - TAHAP REVISI
  • Kenapa Harus Dia? END ✔️
  • I Love You Mantan
  • Tersurat dalam Sujud (ON GOING)
  • Menuju Hidayah-Mu
  • Ketika Wanita Yang Meminang
  • Bu Dokter & Pak Letnan
  • Puisi To Mas Ustadz✔
  • Antara Istiqlal dan Katedral [SUDAH TERBIT]
  • The Last Captain

[ usahakan follow terlebih dahulu sebelum membaca ] Siapa sih yang nggak kenal dengan K-Pop, yang banyak digemari di kalangan remaja zaman sekarang? Itulah Cintia, yang menggemari Idol K-Pop. Namun entah hadiah dari mana, ia bertemu dengan lelaki pesantren yang perlahan membuatnya berubah, berubah untuk keluar dari dunia K-Pop. Walaupun itu sulit, perlahan tapi pasti. "Gue Islam, jadi terserah gue mau suka sama siapa, selagi nggak menganggu kehidupan lo." "Lo tuh ya, kalau Islam harusnya menutup aurat dan satu lagi, mengidolakan bias apa itu." "Terserah gue lah, lo siapa buat gue?" "Lo calon istri gue." Deg, seketika jantung Cintia berhenti. Penasaran yuk dibaca

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido