Until This Feeling Goes Away

Until This Feeling Goes Away

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 1, 2026
Sampai hari pertama kami mengunjungi panti asuhan. Aku masih ingat, anak-anak kecil itu berlarian menyambut kami. Emir yang biasanya terkesan dingin di chat, tiba-tiba berjongkok sambil mengikat tali sepatu seorang anak. Senyumnya muncul bukan senyum lebar, hanya sepotong kecil. Tapi kurasa, di sanalah semuanya mulai berubah. "Aliyah, kamu bagian dokumentasi kan?" tanyanya sambil menyodorkan kamera ke tanganku. Aku mengangguk. Dia berjalan di sampingku, membantuku mengambil gambar kegiatan. Tidak banyak bicara, hanya sesekali mencuri pandang ke layar kamera, memastikan fotonya bagus. Tapi ada rasa nyaman yang aneh di situ. Seperti berjalan di samping seseorang yang baru kamu kenal, tapi rasanya sudah lama kamu percaya. Aku ambil sebagian dari real life author 🥹
All Rights Reserved
#649
kehilangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines