Iris
  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 15, 2026
'You're the closest to heaven that I'll ever be.' Terlahir sebagai anak tunggal keluarga Lanzano yang menguasai wilayah Utara Colomba, Elio tumbuh dengan prinsip untuk selalu mengikuti perintah ayahnya dan bersiap untuk dapat menjadi pemimpin keluarganya kelak. Sementara itu Salva, anak bungsu keluarga Montagna yang menguasai Pusat kota Colomba justru ingin keluar dari kehidupan yang penuh kebusukan ini. Baginya, tidak ada yang lebih berharga dari kebebasan, sebuah konsep yang sangat asing bagi Elio. Pertemuan mereka yang pertama kali sejak empat tahun lalu justru menyadarkan keduanya, bahwa kata tunduk kini memiliki tuan yang berbeda untuk Elio, dan Salva harus memilih antara kebebasan yang sepi atau kebebasan yang tersembunyi. "Aku mau tanya sama kamu. Does me dreaming of us living on a small house in Tuscany sounds crazy to you?" "No, why would it sounds crazy? I love the idea of living with you forever. Surga dunia, Sal." "We can't hide like this forever, Leo..." "I know, but nothing feels impossible when I'm with you."
All Rights Reserved
#361
perthsanta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • The King & The Doctor
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live [END]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines