MEMBISU

MEMBISU

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 20, 2025
Anne Robert, perempuan berdarah campuran. Keturunan Belanda dan juga pribumi (Indonesia) Dirinya terlahir di tahun 1930 di mana negeri yang ia tinggali, masih sepenuhnya di kuasai bangsa Ayahnya. kehidupan Anne semasih kecil, penuh dengan kasih sayang. hingga Anne menyadari satu hal yang cukup mengganjal. Ibunya (selir) atau istri kedua, dari seorang petinggi Belanda, yaitu ayahnya sendiri, Robert Sander. menjadi gila, dan akhirnya bunuh diri. membuat Anne yang penuh kekurangan, mengulik luka yang tak seharusnya ia ketahui. dan menjadi perempuan yang paling kesepian, kala itu. hingga tahun ke tahun, di masa remajanya, ia di perbolehkan keluar dari jeruji megah yang mengurungnya, di mana tahun pondasi menguatnya warga pribumi. Tahun 1945 (masa kemerdekaan) dirinya di jadikan temeng keluarga, dengan embel-embel masih memiliki darah pribumi. bagaimana kah, Anne menjalani kehidupannya? baca ceritanya okeehh!!! rizqiya_zulfa
All Rights Reserved
#26
1945
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines