Raga dan Hanna

Raga dan Hanna

  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, nov 18, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Raga adalah keheningan yang berjalan. Dunia Raga adalah tentang menjaga jarak, tentang rasa hampa yang tak ingin ia bagi. Semua berubah saat suatu malam, di tengah keramaian kafe, ia melihat Hanna. Seorang gadis yang naik ke panggung, memeluk gitarnya , dan bernyanyi dengan suara lembut tentang seseorang yang pulang ke dirinya sendiri. Pertemuan mereka berulang, di tengah hujan , di antara rak-rak toko buku yang aman, atau di bangku taman yang sepi. Raga menemukan ruang bernapas dalam diri Hanna, dan Hanna menemukan seseorang yang mengerti kesepiannya. Namun, di tengah benih perasaan yang baru tumbuh, Raga dihadapkan pada pilihan, kesempatan besar untuk karirnya di Bali. Kepergian yang sementara terasa seperti kehancuran bagi Hanna. Dilukai oleh masa lalu, Hanna meyakini bahwa lebih baik berhenti sebelum ditinggalkan. "Aku takut kehilangan kamu," bisiknya. "tapi aku juga takut berharap kamu jadi tempat pulang." Maka, mereka berpisah bukan karena tidak saling cinta, tetapi karena ketakutan kadang lebih kuat dari yang bisa dijelaskan dengan kata-kata. Raga pergi, dan Hanna memutuskan hubungan , meninggalkan Raga pada penyesalan yang datang sebagai gerimis yang tidak berakhir. Sebuah kisah tentang dua jiwa yang sama-sama rapuh, menemukan tempat singgah sesaat, lalu dipaksa belajar bahwa beberapa cinta memang ditakdirkan berakhir sebelum sempat menjadi utuh.
Todos los derechos reservados
#67
hopelessromantic
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido