Puisi ini adalah salah satu kumpulan puisi karya Radika Pratama dengan nama pena D. Pratma.
Kumpulan puisi ini merupakan curahan hati sang penyair dengan tema "Puisi Lirih Modern", atau lebih tepatnya "Puisi Lirik Naratif Modern", yang memuat berbagai tema menarik: kesedihan, kegelapan, kisah cinta, kehilangan arah, imajinasi, kritik, dan perenungan yang lebih dalam.
Semua puisinya disampaikan tanpa menutupi apa pun-bukan hanya kata-kata indah, melainkan campuran nada, majas, filosofi, metafora, dan puisi bergerak seperti kesadaran seorang manusia yang memandang dunia dengan getir dan luka, namun tetap penuh kejujuran.
Tujuan kumpulan puisi ini adalah mengajak para pembaca yang memiliki jiwa serupa-yang pernah merasa sakit oleh dunia-untuk masuk bersama ke dalam keindahan dan kesakitan itu, dan menemukan maknanya.
Puisi-puisi ini adalah sedikit garapan dan inspirasi dari beberapa sastrawan serta penyair lain, juga dari berbagai lagu barat. Karya-karya ini banyak terinspirasi oleh lagu-lagu Lana Del Rey dan Melanie Martinez, dengan nada puisi yang elegan, memberontak, penuh kritik, dan tegas-termasuk gaya dari puisi-puisi Chairil Anwar dan tokoh-tokoh sastra sejenisnya.
Ini adalah debut pertama seorang D. Pratma, sastrawan muda berusia 17 tahun yang mulai menciptakan dan mencintai puisi sejak usia 14. Ia menggabungkan estetika sinematik khas Lana Del Rey, tragedi yang kritis ala Melanie Martinez, serta nuansa lirih, elegan, dan simbolik. Ia juga mengidolakan penyair besar Sylvia Plath dan penyanyi-penulis Lana Del Rey.
Campuran pengaruh ini mungkin terasa unik dan menarik: sebuah percobaan untuk menyatukan berbagai gaya-lirih, kritis, metaforis, dan penuh pemberontakan-ke dalam suara puitik yang lebih pribadi dan dalam penyampaiannya.
All Rights Reserved