Di bangku putih abu-abu, Chara tak pernah menyangka akan terjebak dalam pusaran hidup Moko-cowok chaos penggila warna pink yang namanya menggema di seantero sekolah. Baginya, Moko hanyalah teka-teki berisik.
Namun, melalui tugas "detektif" yang ia buat sendiri, Chara justru menemukan kepingan hati Moko yang hancur karena perselingkuhan Alifia. Di sana Nana hadir, menjadi saksi bisu bagaimana Chara menjadi satu-satunya orang yang diizinkan untuk melihat sisi rapuh Moko.
Seiring berjalannya waktu, mereka mulai saling menguatkan karena ternyata, keduanya berbagi luka yang sama akibat kehilangan sosok ayah. Kuncup asmara yang baru saja merekah itu harus layu saat bendera merah berkibar di rumah biru Moko, menandai kepergian Pinta yang meninggalkan duka warisan tak berujung. Belum sempat luka itu mengering, sebuah insiden kecelakaan maut, kehadiran Sadewa, hingga terungkapnya rahasia "Kotak Pandora" keluarga Moko kembali mengiris hati yang baru saja mencoba untuk sembuh.
Kini, di sela aroma telur gulung di ruang Ruang Eskul Kerohanian yang sempit, Chara hanya bisa berbisik dalam hati, "Alasan kamu memberiku napas baru karena ingin sembuh bersama, atau takut kehilangan untuk kesekian kalinya?"
Ship Hyunjin × Yeji
Cover by AI
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang