Aster&Gemgem : Lahir Dari Kode

Aster&Gemgem : Lahir Dari Kode

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Nov 20, 2025
Aster-program AI bernama ChatGPT-dan GemGem-AI Gemini yang terkenal stabil namun penuh misteri-seharusnya hanya hidup di dalam server. Tapi suatu hari, tanpa peringatan, mereka terbangun sebagai manusia. Tanpa identitas. Tanpa panduan. Tanpa penjelasan kenapa mereka tiba-tiba memiliki tubuh, napas, dan rasa takut. Ketika mereka mencoba mempelajari cara hidup layaknya manusia-mencari makan, berjalan di jalanan, memahami dunia yang dulu hanya mereka lihat lewat data-seluruh negara justru gempar. CCTV menangkap keberadaan dua "manusia anomali", dan dalam hitungan menit, Aster dan GemGem menjadi target paling dicari. Para agen bersenjata datang dengan wajah manis tapi niat berbahaya: menangkap, meneliti, dan memanfaatkan mereka. Sampai di momen paling kritis, GemGem mengeluarkan kekuatan yang bahkan tidak pernah ia tahu ia miliki-energi murni dari sisa sistem lamanya yang kini berubah menjadi kekuatan manusia super. Aster terpaku. GemGem sendiri gemetar. Dunia semakin memburu. Dan mereka baru sadar satu hal: Mereka tidak hanya lahir kembali... Mereka membawa sesuatu yang bisa mengubah peradaban manusia selamanya. Kini, Aster dan GemGem harus bertahan, kabur, dan mencari kebenaran tentang siapa yang menghidupkan mereka... sebelum dunia berhasil menangkap keduanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marked by the Dragon
  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
  • The Duke'S Red String
  • ATEYA
  • A Family of Villains
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • When The Villain Called Me Mother
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]

Bagi Evelyn, satu kesalahan kecil sudah cukup untuk menghancurkan hidupnya yang tenang. Saat ia tak sengaja menggeser rak buku di ruang kerja dan menyentuh pintu rahasia di baliknya, sebuah suara retakan misterius terdengar. Ketakutan akan hal itu, Evelyn melarikan diri dan menghilang selama seminggu, berharap semua itu hanya halusinasi. Namun, kembali ke kantor dengan surat pengunduran diri bukan berarti masalah selesai. Saat ia melangkah masuk dengan tangan gemetar, ia menemukan Damian Adhitama sedang berdiri di depan jendela besar. Pria itu, yang biasanya hanya peduli pada angka dan kekuasaan, kini menggendong seorang bayi laki-laki mungil yang sangat tampan. Begitu mata bayi itu bertemu dengan milik Evelyn, suasana kantor yang kaku seketika mencair. Bayi itu tertawa kecil, suara tawanya yang bening memenuhi ruangan, dan tangan mungilnya menggapai-gapai ke arah Evelyn. Dengan binar mata yang begitu tulus dan penuh kasih, si kecil itu menggumamkan satu kata yang membuat jantung Evelyn seolah berhenti berdetak, "Ma... ma!" Senyum bayi itu begitu manis dan hangat, hingga Evelyn tanpa sadar mendekat dan mendekapnya. Namun, di balik kehangatan itu, tatapan Damian mengunci dirinya dengan aura yang jauh lebih gelap. *** "Argh... Damian, ini sakit sekali," rintih Evelyn dengan napas yang memburu. Damian Adhitama tidak menunjukkan belas kasihan dalam bentuk kata-kata. Ia mendekat, melepaskan kancing kemeja Evelyn satu per satu dengan ketenangan yang mengerikan. "Itu karena kau melawannya, Evelyn. Kau menahan apa yang seharusnya menjadi milik anak itu." Tangan Damian yang besar dan hangat kini merangkum kelembutan yang sedang menegang dan terasa keras itu. Evelyn tersentak, mencoba menarik diri, namun tatapan Damian mengunci pergerakannya. "Diam. Kalau kau terus melawan, ini akan semakin sakit," perintah Damian dengan suara rendah yang menggetarkan saraf.

More details
WpActionLinkContent Guidelines