Mengikat Luka

Mengikat Luka

  • WpView
    Reads 2,761
  • WpVote
    Votes 225
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 5, 2026
"Gugurin anak itu! Itu pasti bukan anak gue." "T-ap--" "Sialan Lo perempuan murahan!" 🌼🌼🌼 Zea Florenza Atmaja dan Zoya Flora Atmaja, kedua gadis ini kembar tetapi Zoya memiliki masalah dengan kesehatannya. Zea hidup hanya sebagai obat bagi Zoya. Dia tidak pernah mendapat sepenuhnya kasih sayang kedua orang tuanya. Zoya memiliki kekasih bernama Elang Mahendra. Lalu bagaimana jika Zea dan Elang dijebak? Bagaimana kabar Zoya? Kalau kamu kepo baca yaa...
All Rights Reserved
#3
sakithati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • Hey, Enemy!
  • GRAVARENZO
  • Little Prince
  • BRONDONG || BL Lokal
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines