Story cover for Aurora Guardian by KarJen00
Aurora Guardian
  • WpView
    LECTURAS 972
  • WpVote
    Votos 111
  • WpPart
    Partes 21
  • WpView
    LECTURAS 972
  • WpVote
    Votos 111
  • WpPart
    Partes 21
Concluida, Has publicado nov 20, 2025
Di Desa Aetherfall, desa kecil yang tenang di kaki Pegunungan Es Aesterion, hidup delapan pemuda-pemudi dengan elemen magis berbeda-keturunan langsung dari para leluhur yang dahulu menyegel makhluk dunia lain. Sehari-hari, mereka hidup sebagai penjaga desa, pengintai, penyembuh, dan pembawa harmoni alam.
Namun ketika aurora yang biasanya biru berubah menjadi merah darah, seluruh desa panik. Para tetua memanggil kedelapan anak muda itu dan mengungkapkan kebenaran yang selama ini hanya menjadi legenda:
Aurora merah bukan fenomena langit. Itu adalah retakan tirai dimensi.
Dan sesuatu di sisi lain tirai itu sedang mencoba keluar.
Ketika Kristal Aether, sumber penyeimbang energi desa, mulai retak-kedua dunia nyaris saling bertabrakan. Hutan Aerilon menjerit, danau mulai "berbicara," bayangan mulai terlepas dari induknya, dan serpihan makhluk dimensi mulai muncul di bumi.
Untuk mencegah kehancuran dunia, kedelapan pemuda itu harus mengaktifkan tiga titik Ritus Aurora di pegunungan. Namun setiap langkah membawa mereka semakin dekat kepada kebenaran gelap tentang penyegelan leluhur mereka.
Dalam perjalanan, sebuah ancaman lebih besar muncul-makhluk legenda Ymiron, penjaga puncak dan penjaga dimensi, bangkit dari kabut. Tidak seharusnya ia muncul... kecuali jika ada kekuatan besar yang memaksanya.
Dan benar saja.
Ymiron bukan datang untuk menghalangi-ia muncul karena ritus sedang dikejar oleh kekuatan gelap, dan ia terinfeksi oleh bayangan dimensi.
Dengan es, api, angin, air, tanah, flora, cahaya, dan bayangan... kedelapan pemuda itu menyatukan kekuatan untuk menghadapi Ymiron, mengalahkan serpihan-serpihan kegelapan, dan akhirnya menutup kembali celah dimensi di puncak gunung dalam ritus paling berbahaya yang pernah tercatat.
Namun meski ritus berhasil ditutup, satu pesan tersisa:
Jika celah bisa terbuka sekali, ia bisa terbuka lagi.
Kedamaian yang mereka dapatkan bukanlah akhir-melainkan awal dari ujian yang lebih besar.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Aurora Guardian a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#6jaeminjong
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Home?  de owniess24
5 partes Continúa
Seorang gadis berjalan terseok-seok membelah hutan lebat di malam yang gelap, ia hanya di temani oleh cahaya bulan sebagai penerangannya Gadis itu berjalan sambil terus memegangi perutnya yang terasa sakit. sudah dua hari iya tidak makan dan minum. ia terjatuh berkali kali, darah segar terus keluar dari luka di betisnya. Dasar monster biadab, bisa bisanya ia menyakiti perempuan baik sepertinya sedangkan dia? malah asyik tertawa melihat penderitaannya Meskipun kaki dan perutnya sakit, ia harus terus berjalan. ia harus kabur dari monster gila itu, dirinya akan sangat tidak terima kalau harus mati konyol di tangan orang yang bahkan ia tidak kenali "Kita memang ngga bisa milih mau terlahir dari keluarga seperti apa, tapi setidaknya kita bisa membuat keluarga yang kita mau" Gadis itu teringat kata kata pria yang ia sayangi "Ayo kita buat rumah impian kita, rumah yang penuh canda tawa dan kasih sayang di dalamnya" pria itu tersenyum menggenggam tangannya lalu melanjutkan "Tunggu semuanya selesai, kita wujudkan semua wish list kita. bertahan sebentar lagi Kal." Tanpa di sadari seseorang tersenyum di balik pohon yang menjulang tinggi di samping Gadis itu. monster itu tersenyum di balik topeng mengerikannya dengan cipratan cipratan darah kering. Monster itu melihat tangannya yang berlendir bau anyir sangat menyengat dari tubuhnya. darah di tangannya itu adalah darah gadis yang sedang berjalan melewatinya Gadis itu tersentak kaget kala ada sebuah tangan besar yang menariknya. "TOLONG!" teriak gadis itu, ia hendak melepaskan namun tenaganya sudah terkuras habis. Sialan monster itu menemukannya. Monster itu menarik kakinya yang baru saja dia lukai. perih, ngilu, sakit semua bercampur jadi satu. Gadis itu menangis ia ingin pulang. "Ya Allah, sakit.." airmata nya jatuh. malam ini jadi saksi bagaimana perjuangan nya untuk bertahan hidup menegakkan keadilan "Pulang... ayah. aku mau pulang." Janlup vote and komen nya guyss!! follow juga yaa😉😉
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Jogjakarta, 1999 cover
Home?  cover
FLORA - I'm a Duchess, I'm an Extra, but I End Up Being Like an Antagonist cover
00L Fakestagram √ cover
The Wicked Wife's Past Strikes Back cover
Si Meng cover
When Joanne Was There cover
JOANA, SHE IS AN EXTRAS  cover
Family & Love [ SVT x Aespa ] cover
Good(Bad) Circle cover

Jogjakarta, 1999

13 partes Continúa

Sekarang, mereka percaya. Selain Bandung, Jogja juga istimewa. Karena di kota itu, delapan sekawan di pertemukan dalam sebuah rusun yang menyimpan banyak kenangan masa muda mereka. Jogja itu Rumah, sebuah destinasi bernostalgia untuk kembali. © kweekerst 2025 Bahasa: Non-baku. End: -