Jere, si pangeran kampus yang dikenal straight dan sempurna, terkejut saat ia tiba-tiba ditembak di depan umum oleh Haruka, bad boy petakilan sekaligus ketua geng motor. Haruka melakukan aksi nekat itu hanya karena kalah tantangan Truth or Dare (ToD), dan ia sepenuhnya yakin akan ditolak.
Namun, Jere justru dengan santai dan tanpa ragu menerima pernyataan cinta itu.
Haruka seketika panik! Sebagai seseorang yang sangat malas terikat, ia segera mencoba menjelaskan bahwa itu hanya kesalahpahaman.
Sayangnya, Jere bergeming. Menurut Jere, Haruka sudah menyatakan cinta secara resmi dan dirinya sudah menerima. Bagi Jere, mereka sudah sah pacaran, dan Haruka kini terperangkap dalam komitmen yang ia ciptakan sendiri.
Kisah pacaran 'paksa' yang kocak dan penuh gejolak pun dimulai, di mana Haruka harus berjuang membatalkan hubungan, sementara Jere bertekad keras untuk mengajarkan si bad boy tentang arti sebuah komitmen.
Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1.
Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain.
Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya.
Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.