Mirage

Mirage

  • WpView
    LECTURES 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., nov. 20, 2025
Di ujung jalan yang jarang dilalui orang, berdiri sebuah kafe tua bernama Mirage. Tidak semua orang bisa berkunjung ke sana. Konon, pintunya hanya terbuka pada saat-saat tertentu, bukan ketika toko-toko lain mulai buka dan berlomba menjual barang atau jasanya, melainkan ketika takdir memanggil. Kafe ini bukan sekedar tempat minum kopi. Ia adalah ruang pertemuan yang ditujukan hanya untuk mereka yang sudah memiliki takdir, sebuah garis halus yang mempertemukan dua jiwa yang seharusnya bertemu. Bagi sebagian orang, Mirage hanyalah rumor. Namun bagi mereka yang berhasil masuk, setiap denting jam tua, setiap kursi kosong, dan setiap cangkir kopi adalah bagian dari cerita yang sudah lama menunggu untuk ditulis. *** Elera dan Nadir mendapat kebetulan untuk bertemu satu sama lain lewat Mirage, seperti diberi sebuah kesempatan untuk saling mengenal, entah dengan tujuan dan akhir seperti apa. Namun percayalah, setiap pertemuan selalu mengajarkan sebuah hal, dipersatukan atau tidak, menjadi bagian dari satu sama lain atau tidak, pertemuan ini tetaplah takdir yang dirangkai semesta dan bercampur tangan tuhan.
Tous Droits Réservés
#15
duniamagis
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • MORGAN
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Perfect Antagonist (on going)
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince
  • Trapped in a Psycopathic Novel
  • When The Villain Looks at Me [END]

Bagaimana rasanya terbangun saat cerita sudah TAMAT dan peranmu hanyalah menunggu mati? Kenra, pemuda 20 tahun dengan kehidupan monoton tanpa tujuan, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Kenra Farza Alberto-antagonis utama yang sudah kalah total. Sang protagonis sudah menang, pesta sudah usai, dan sekarang hanya tersisa siksaan sel gelap untuknya. Terjebak dalam dosa yang tidak pernah ia lakukan, ia harus melawan takdir yang jelas-jelas tertulis MATI. Bisakah ia menulis ulang epilognya sendiri di dunia yang sudah tidak lagi membutuhkan kehadirannya?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu