SCARS
  • WpView
    Reads 366,522
  • WpVote
    Votes 17,099
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2026
WARNING! KONTEN 21+ BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN!⚠️‼️ Hannah D'eslaign wanita yang hidup dengan kesempurnaan dan harta yang bergelimang, seorang CEO dan istri politikus terkenal. Hannah tak pernah membayangkan hidupnya yang baru saja membaik harus kembali runtuh begitu cepat. kebahagiaannya ternyata hanyalah jeda sebelum badai yang jauh lebih gelap. Di balik senyum dan rutinitas barunya, seseorang mengintai, menunggu waktu yang tepat untuk merebut kembali kendalinya. Seseorang yang menyimpan luka, dendam, dan obsesi yang lebih dalam dari kegelapan mana pun yang pernah Hannah temui. Kehidupan bahagianya itu harus berakhir saat ia diculik oleh Hades, kakak tiri dari suaminya yang telah hilang selama bertahun-tahun. Hades menyeret Hannah ke dalam kegelapan yang telah ia rancang selama belasan tahun. Baginya, Hannah adalah mahakarya yang harus dirusak dan menjadikan Hades sebagai satu-satunya orang yang menyusun kembali jiwa wanita itu. "Takdirmu berada ditanganku, dan hubungan ini bukan pilihan, tetapi kesimpulan." Dan dari kalimat itu saja, Hannah menyadari kegelapan yang ia kira telah mati, ternyata telah lama menunggunya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Double AL (COMPLETE)
  • PENGGANTI
  • The Last Yes!
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • The Imperfect Señorita
  • NINGRUM
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Almost Married (END)
  • R É G A L I S

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines