Story cover for CARMELLA ARIA SYSTEM  by miyuki_kitsune88
CARMELLA ARIA SYSTEM
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Nov 21, 2025
Carmella Aria Amora meninggal di usia 25 tahun karena tertabrak mobil setelah melihat kekasihnya bercumbu dengan wanita lain. Saat ia berpikir bahwa hidupnya berakhir, ia merasa senang karena akan bertemu dengan kakaknya di akhirat. Carmella ingin meminta maaf kalau perlu bersujud pada Sang kakak, atas kesalahan besar yang sudah ia perbuatan dulu. Tapi takdir justru membuatnya hidup kembali di masa empat tahun sebelum kematiannya, yang dimana kakaknya juga masih hidup & takdir buruk yang masih ia cegah. Keberuntungan datang padanya kala ia juga mendapatkan System, yang membantu kehidupannya agar menjadi lebih baik & menjadi orang kaya di kehidupannya keduanya.

pembuatan : Jum'at 21 November 2025
penyelesaian : ?

Selamat membacanya guys ✌🏻
All Rights Reserved
Sign up to add CARMELLA ARIA SYSTEM to your library and receive updates
or
#624reinkarnasi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Asmara di Tanah Jajahan cover
Pertanian Ajaib Aria ✓ cover
Air Mata Mengulang Waktu cover
His favorite Scent cover
LADY CACAO cover
Kesempatan Kedua cover
KISAH SUDAH TUNTAS  cover
Transmigrasi Aletha (Revisi) cover
Love Emotion | Drabble cover

Asmara di Tanah Jajahan

11 parts Ongoing

[sesudah atau sebelum baca tolong follow author ini yahh] :D "Aku bukan putri dari tanah yang merdeka. Tapi aku juga bukan milik penjajah." Larasati Maheswari, anak seorang bangsawan Jawa yang tumbang di tangan VOC, hidup di antara bayang-bayang kejayaan masa lalu dan kenyataan yang memiskinkan. Sejak ayahnya dibuang ke Batavia dan tanahnya disita paksa, ia tak lagi disebut mulia-namun belum sepenuhnya hina. Elias van Vliet, pejabat muda VOC yang datang membawa sistem dan angka-bukan belas kasih. Tapi di balik sikapnya yang dingin, ia menyimpan sesuatu yang bahkan tak bisa ia jelaskan sendiri. Dan di ladang cengkeh yang tandus, mereka bertemu-bukan sebagai teman, bukan sebagai lawan. Cinta mereka tumbuh seperti akar liar di tengah ladang darah. Tak bernama, tak diakui. Tapi saat peluru mulai bicara dan rakyat bangkit melawan, Larasati dan Elias harus memilih: mencintai dalam diam... atau mengorbankan segalanya demi satu rasa yang tak punya tempat di dunia ini. Karena di tanah ini, mencintai penjajah bukan sekadar dosa-ia bisa membunuhmu.