My Favorite Defendant

My Favorite Defendant

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 22, 2025
"Di mata hukum, kamu bersalah. Di mata aku? Kamu masalah." Alea, mahasiswi hukum yang hidupnya serba terencana, punya satu aturan emas: Jangan pernah terlibat dengan kriminal. Aturan itu berjalan lancar sampai ia bertemu Raga-senior jenius yang lebih sering terlihat di barisan depan demo atau balapan liar daripada di perpustakaan. Bagi Alea, Raga adalah definisi "Terdakwa" yang sempurna: urakan, berbahaya, dan menantang otoritas. Bagi Raga, Alea adalah "Hakim" yang harus ia taklukkan: kaku, naif, tapi memikat. Namun, ketika sebuah konspirasi tingkat tinggi mengancam nyawa Alea dan menyeret reputasi sang ayah, Raga menjadi satu-satunya tempat berlindung. Di antara lembaran BAP, kejaran musuh, dan perdebatan pasal, batas antara benci dan cinta menjadi kabur. Raga mungkin terdakwa di mata dunia, tapi bagaimana jika dia justru satu-satunya yang membela Alea mati-matian?
All Rights Reserved
#365
law
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines