pintu kamar 304

pintu kamar 304

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 21, 2025
Pintu nomor 304 berdiri di ujung lorong yang sunyi dan redup. Cat cokelat tuanya mulai mengelupas, memperlihatkan serat kayu kusam di bawahnya. Nomor "304" yang harusnya berwarna emas kini menghitam seperti terbakar, miring seolah baru saja disentuh tangan seseorang yang gemetar. Bagian bawah pintu tampak sedikit terangkat, seperti pernah ditendang atau diseret paksa. Gagang pintunya, dari logam kusam, memiliki noda gelap yang sulit dibedakan apakah itu karat... atau sesuatu yang lain. Bila berdiri terlalu dekat, udara di sekitarnya terasa dingin dan menekan, seolah ada sesuatu dari balik pintu yang menahan napas, menunggu. Di tengah keheningan lorong, pintu 304 kadang terdengar bergetar pelan, bukan karena angin, melainkan seperti ada yang menyentuhnya dari dalam. Namun siapa pun yang membuka pintu itu tidak pernah benar-benar kembali dengan cerita yang utuh.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg}
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • CENAYANG (XingQiu)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • Sukma Lara
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • TUMBAL PESANTREN
  • Hah!Dukun?
171

More details
WpActionLinkContent Guidelines