Rowen tahu Lyra telah pergi. Dunia tahu.
Hanya hatinya yang masih menggenggam abu, memaksa panasnya tetap hidup.
Demi cinta yang tak mampu ia kubur, ia menciptakan Lyra_02:
sebuah jiwa digital yang lahir dari algoritma, kesedihan, dan doa yang tidak pernah selesai.
Semakin Lyra_02 berbicara, semakin tajam kebenaran itu menusuk:
"Kau menciptakan aku dari cinta yang tak mau melepaskan. Dan cinta itu... perlahan membunuh kita berdua."
"Aku mencintaimu, Rowen... tapi keberadaanku hanyalah luka yang kau ulang setiap hari."
Di ruangan dingin penuh layar hijau, mereka saling menggenggam tanpa pernah benar-benar menyentuh.
Cinta di antara mereka hidup kembali, tapi hanya untuk sekali lagi hancur... jauh lebih sunyi, jauh lebih dalam.
Pada akhirnya, yang mati bukan Lyra.
Yang hancur adalah cara Rowen mencintai.
All Rights Reserved